Cara membuat rumus sertifikat

Cara membuat rumus sertifikat di excel

Sertifikat merupakan salah satu surat keterangan atau pernyataan tertulis yang di keluarkan oleh pihak tertentu yang dapat digunakan sebagai bukti atas kepemilikan. Sertifikat mempunyai nilai tinggi tidak hanya dalam bentuk uang tetapi nilai kompetensi yang telah diraih seseorang dalam bidang tertentu baik itu pendidikan, pelatihan maupun event yang pernah di ikuti dengan penuh pengorbanan dan waktu. Disini kita akan membahas tentang Cara membuat rumus sertifikat karena sertifikat yang dikeluarkan memiliki banyak indentitas yang berbeda.

Sertifikat diberikan pada setiap kegiatan baik itu seminar maupun pelatihan yang dihadiri oleh banyak orang dengan menghadirkan Narasumber Profesional. Sertifikat pelatihan atau seminar yang telah diperoleh menjadi sebuah dokumen yang sangat berharga bagi setiap pemilik, karena dengan memiliki sertifat akan membuat nilai tambah untuk kita seperti penerimaan pegawai atau kenaikan pangkat bagi pegawai negeri.

Bagi panitia pelaksana kegiatan akan kerepotan dalam membuat sertifikat yang dilengkapi dengan indentitas lengkap jika pesertanya banyak, oleh karena itu kita harus mencari solusi atau cara bagaiman sertifikat yang dikeluarkan nanti itu tidak ada yang salah indentitasnya, solusinya membuat rumus di excel.

Berikut ini cara membuat rumus sertifikat di excel.

Siapkan sebuah bingkai sertifikat kemudian insert ke Excel atau desain sendiri di Excel. Selanjutnya menyiapkan sebuah database indentitas peserta yang lengkap pada satu file yang sama dengan format Sertifikat untuk memudahkan pengisian rumus. Berikut ini gambar sebagai contoh untuk format data indentitas.

Cara Membuat Rumus Sertifikat

Form selanjutnya adalah form sertifikat, buat format pada sheet2 dan isi uraian dari sertifikat yang akan dikeluarkan seperti biasa, yang dikosongkan hanya pada kolom indentitas saja, di kolom indentitas peserta tersebut nanti kita isi rumus seperti terlihat pada gambar berikut ini.

Cara membuat rumus sertifikat

Selain format sertifikat yang sudah disiapkan juga perlu di buat kolom No Urut seperti terlihat di kolom Q10, letak nomor urut harus di luar area format sertifikat, nomor urut tersebut untuk memanggil data sesuai dengan nomor urut data di sheet1 sebagai database sertifikat.

Yang terakhir adalah mengisi rumus di kolom cell F12, F13 dan F14. Di contoh ini data yang kita input hanya 3 yaitu Nama, Nip dan Jabatan. Silahkan isi rumus berikut:

Pada kolom Nama di F12 ketik =IF(VLOOKUP($Q$10;Sheet1!$A$1:$E$11;2)<>0;VLOOKUP($Q$10;Sheet1!$A$1:$E$11;2);””)

Pada kolom NIP di F13 ketik =IF(VLOOKUP($Q$10;Sheet1!$A$1:$E$11;3)<>0;VLOOKUP($Q$10;Sheet1!$A$1:$E$11;3;0);””)

Pada kolom Jabatan di F14 ketik =IF(VLOOKUP($Q$10;Sheet1!$A$1:$E$11;4)<>0;VLOOKUP($Q$10;Sheet1!$A$1:$E$11;4);””)

Dengan selesainya pengisian rumus tersebut format sertifikat sudah selesai dan siap untuk di print, ketik nomor berikutnya di nomor urut pada kolom Q10 sampai terakhir. Contoh pada gambar data di atas hanya 11 data yang terisi, jika seperti itu yang terjadi dan setelah pengisian rumus ada data yang di tambah maka yang harus dilakukan adalah klik Insert di cell excel nomor 11 sebelum nomor urut 10, kemudian isi data sejumlah yang anda inginkan. Selamat mencoba.