Ini Fungsi Conditional Formating di Excel

Fungsi Conditional Formating di Excel untuk membantu Anda mencari dan menganalisa data secara visual, mendeteksi untuk mencari letak kesalahan. Dan mengidentifikasi bentuk kesamaan antara kata-kata atau nilai yang bersamaan dalam satu format tabel.

Dengan mengggunakan Conditional Formating memudahkan untuk menyoroti sel atau rentang sel yang menarik. Mengenali nilai yang berbeda atau menandai nilai yang sama. Dan menggambarkan data dengan menggunakan bilah data, sisik warna, dan rangkaian ikon yang terarah.

Format tersebut dapat mengubah tampilan rentang sel berdasarkan kondisi atau kriteria. Jika dalam satu format kondisinya benar maka rentang sel diformat berdasarkan kondisi itu. Jika kondisinya salah maka kisaran sel tidak diformat berdasarkan kondisi itu.

Anda juga dapat menyortir dan menyaring menurut format. Termasuk warna latar belakang dan warna font, apakah Anda telah memformat sel secara manual atau kondisional.

Kegunaan Conditional Formating

Kegunaan Conditional Formating antara lain untuk:

  1. Merangking nilai persentase dengan warna agar mudah dikenali mana nilai yang tertinggi dan terendah dan nilai menengah. Biasanya untuk meranking nilai menggunakan Sort & Filter, tapi Sort & Filter dapat merubah posisi letak kolom.
  2. Menandai nilai yang minus. Dengan mewarnai nilai minus dapat mengundang perhatian seseorang atas apa yang telah terjadi, apalagi yang minus muncul warna merah seperti anggaran.
  3. Mengungukur tingkat perekonomian masyarakat, Pertumbuhan penduduk pertahun, pendapatan dari penjualan dan lain sebagainya.

Fungsi Conditional Formating

Fasilitas yang disediakan di Microsoft Office Excel ini bisa digunakan dalam berbagai bentuk format data. Tampilan datanya yang menarik dengan corak berwarna dapat di publikasi dan mudah dipahami oleh semua kalangan.

Seperti yang terlihat pada gambar terdapat 5 Fungsi yang dapat anda gunakan untuk menyempurnakan berbagai bentuk pekerjaan.

Ini Fungsi Conditional Formating di Excel

  1. Highlight Cells Rules : berfungsi untuk menyorot data berdasarkan format dalam cell, ada 7 format yang dapat digunakan (selengkapnya bisa baca DI SINI)
  2. Top/Bottom Rules : berfungsi untuk menyorot data dari nilai tertinggi / terendah, ada 6 format yang dapat digunakan (selengkapnya bisa baca DI SINI)
  3. Data Bars : merupakan Skala warna berdasarkan nilai tertinggi dan rendah, ada 2 format yang dapat digunakan (selengkapnya bisa baca DI SINI)
  4. Color Scales : Sisik warna, mencari nilai tertinggi dengan warna berdasarkan kriteria, Tertinggi, sedang dan terendah (selengkapnya bisa baca DI SINI)
  5. Icon Sets : menampilkan format ikon berdasarkan peringkat (selengkapnya bisa baca DI SINI)

Contoh berikut menunjukkan bentuk Conditional Formating yang menggunakan warna latar belakang sel. Antara lain menampilkan kumpulan ikon dan bilah data berdasarkan nilai yang sudah di ranking.

Ini Fungsi Conditional Formating di Excel

Selain perengkingan juga bisa menampilkan data double secara otomatis baik untuk nilai maupun dalam bentuk huruf. Silahkan gunakan trik tersebut untuk penyajian laporan anda.

Jika artikel ini bermamfaat slahkan di SHARE agar berguna juga bagi teman-teman anda.

Add a Comment

Your email address will not be published.