Rumus Excel IF

Ini fungsi Rumus Excel IF. IF Fungsinya untuk menampilkan nilai atau kata sesuai dengan apa yang kita harapkan, baik untuk menyatakan nilai yang benar atau nilai yang salah.

Fungsi ini sering kali digunakan oleh pengeloh data di excel untuk membuat perbandingan yang logis sesuai dengan data yang diharapkan. Dalam bentuk yang paling sederhana, fungsi Rumus Excel IF sebagai berikut:

IF (Sesuatu yang Benar, kemudian melakukan sesuatu, jika tidak melakukan sesuatu yang lain)

Intinya formula IF memiliki dua hasil. Yang pertama adalah jika perbandingan Anda adalah Benar dan yang kedua jika perbandingan Anda adalah salah (False). Gunakan fungsi IF, salah satu fungsi yang logis, untuk menghasilkan satu nilai jika itu benar dan nilai lain jika salah.

Type Rumus IF Excel seperti ini:

IF (logical_test, Value_if_true, [Value_if_false])

(Baca juga fungsi IF pada Cara Menampilkan Jenis Kelamin Dari Nip PNS,  Cara Membuat Rumus Pangkat PNS)

Contoh yang pertama adalah menampilkan text jika salah atau benar:

Rumus yang berfungsi untuk menyatakan kebenaran data atau salah. Contoh disini pada pemeriksaan soal ujian dengan membandingkan antara Kunci Jawaban dengan Jawaban yang dipilih oleh peserta baik di sekolah atau tes umum rekrutmen pegawai.

Contoh Rumus Excel If sebagai berikut:

=IF(B2=C2;”Benar”;”Salah”)

Menyatakan: Jika data pada kolom B2 sama dengan kolom C2 maka akan keluar kata “BENAR”. Jika data pada kolom B2 tidak sama dengan kolom C2 maka akan keluar kata “SALAH”. Jika datanya banyak cukup di copy dan di paste pada kolom berikutnya. Lihat gambar dibawah ini.

Rumus Excel IF

(Baca juga fungsi Vlookup, dan Hlookup)

Contoh yang kedua menampilkan sesuai dengan nilai:

Masih dengan rumus yang sama diatas, format rumus yang kedua ini mencontohkan pada penilaian berdasarkan Ijazah sebagai nilai tes administrasi. Dalam semua rekrutmen ada kategory penilaian ijazah sebagai nilai yang berfariasi, penilaian berbeda sesuai dengan tingkatan pendidikan.

Pendidikan rendah nilai kecil, sedangkan pendidikan tertinggi nilainya besar. Contoh ini menilai pendidikan mulai dari ijazah SMP, MTSN, SMA, MAN, D1, D2, D3, S1, S2 dan S3. Nilainya sesuai dengan tabel dibawah ini:

Rumus Excel IF

Rumus dasar sebagai berikut:

=IF(C3=”SMP”;”5″) “Lihat gambar di bawah ini.

Jika kolom C3 sama dengan text SMP maka nilainya “5” (lima), sesuai dengan nilai pada tabel di atas.
Penggabungan Rumus

Karena penilaian ijazah dengan tingkat pendidikan yang berbeda maka perlu dibuat rumus dengan menggabungkan semua ijazah tingkat pendidikan di kolom D. Penggabungan akan memunculkan nilai sesuai kriteria ijazah yang ada di kolom C. Untuk rumus di kolom D3 sebagai berikut:

=IF(C3=”SMP”;”5″;IF(C3=”MTSN”;”5″;IF(C3=”SMA”;”10″;IF(C3=”MAN”;”10″;IF(C3=”D1″;”15″;IF(C3=”D2″;”15″;IF(C3=”D3″;”15″;IF(C3=”S1″;”20″;IF(C3=”S2″;”30″;IF(C3=”S3″;”40″))))))))))

Copy rumus yang sudah jadi dan paste di kolom berikutnya, contoh rumus tersebut berdasarkan gambar di bawah ini.

Rumus Excel IF

 

Fungsi IF seperti itu dapat digunakan untuk mengevaluasi teks dan nilai-nilai. Rumus tersebut juga dapat digunakan untuk mengevaluasi kesalahan seperti mencocokkan data SAMA atau TIDAK SAMA.

Fungsi tersebut juga sering digunakan untuk keuangan dalam membuat laporan. Jika menggunakan teks dalam rumus, Anda harus mengisi kata kutip, contoh “Text”.

Tonton melalui Video

Cara yang tepat menggunakan rumus tersebut adalah sebagaimana dengan apa yang anda harapkan. Perbandingan apa yang anda inginkan. Banyak yang dapat digunakan untuk memudahkan kerja agar data itu valid tanpa harus bekerja secara manual.

Add a Comment

Your email address will not be published.